Kampung Budaya Sindangbarang
jika kita mendengar kata ‘Bogor’, hal pertama yang kita ingat adalah wisata Kebun Raya nya yang asri. Namun ternyata, Bogor memiliki destinasi wisata kebudayaan Sunda yang khas juga, lho. Jika travelers berniat mengulik lebih jauh tentang kebudayaan Sunda Kota Hujan ini, kamu bisa mengunjungi Kampung Budaya Sindangbarang yang ada di kecamatan Tamansari kota Bogor, Jawa Barat. Beragam atraksi kesenian khas Sunda pun bisa kamu temukan di sini.
Kalau Bali memiliki Desa Budaya Kertalangu, hal serupa juga
dimiliki Kota Bogor yang mengandalkan Kampung Budaya Sindangbarang sebagai
pusat informasi kebudayaan Sunda, travelers.
Mau tahu lebih banyak soal Kampung Budaya Sindangbarang?
Berikut ini ulasan singkatnya. Simak, yuk!
Sejarah Kampung
Budaya Sindangbarang
Seperti yang tertuang dalam sumber Pantun Bogor dan Babat
Pajajaran, Sindangbarang diyakini sudah ada sejak zaman Kerajaan Sunda, kurang
lebih di abad ke-12. Di Sindangbarang ini dulunya berdiri kerajaan bawahan
Prabu Siliwangi dengan Kutabarang sebagai ibu kotanya.
Selain itu, Sindangbarang juga merupakan keraton tempat
tinggal salah satu istri Prabu Siliwangi, Dewi Kentring Manik Mayang Sunda. Dan
menurut cerita rakyat, di sinilah tempat dimana para satria kerajaan dilatih.
Oleh karena latar belakang sejarah tersebut, kepala adat dan
masyarakat Sunda serta pemerintah Bogor berinisiatif melestarikan budaya mereka
yang ditampung dalam wadah Kampung Budaya Sindangbarang.
Apa saja yang ada di
Kampung Budaya Sindangbarang?
sumber westjavatourism.info
Mungkin banyak diantara travelers yang masih bertanya-tanya, apa saja, sih, yang ada di Kampung Budaya Sindangbarang?Mengunjungi Kampung Budaya Sindangbarang yang berada sekitar 5 kilometer dari Kota Bogor atau tepatnya di Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, akan menambah pengetahuan travelers soal budaya Sunda di tengah moderninasi yang kian mengikis kesenian tradisional saat ini. Mulai dari bangunan rumah adat sampai kesenian-kesenian Sunda bisa kamu dapatkan di sini, Travelers.
Memasuki Kampung Budaya Sindangbarang kamu bisa melihat rumah
tradisional Sunda Bogor serta saung yang difungsikan sebagai lumbung padi. Di
Kampung Budaya Sindangbarang juga terdapat rumah besar atau Imah Gede yang
digunakan sebagai tempat berkumpul masyarakat dengan tetua adat dan kokolot
(sebutan untuk mereka yang dianggap sesepuh).
Sementara itu, rumah yang dijadikan lumbung padi di Kampung
Budaya Sindangbarang ukurannya lebih kecil, tanpa pintu namun memiliki jendela
pada bagian atasnya. Kemudian, tak jauh dari lumbung padi, ada juga Bale
Pesanggerahan yang biasanya digunakan sebagai tempat menginap tamu kehormatan
di Kampung Budaya Sindangbarang.
Rumah-rumah di Kampung Budaya Sindangbarang ini dibuat dari
bahan-bahan alami, travelers. Meski begitu, rumah ini tetap berdiri kokoh dan
tetap memancarkan keindahan bagi siapa saja yang memandangnya.
Selain bangunan khas Sunda, di Kampung Budaya Sindangbarang
ini terdapat pula pusat pelestarian kesenian. Di sini travelers akan
dipertontonkan pementasan kesenian tradisional Sunda seperti tari jaipong,
permainan alat musik calung, hingga angklung pun bisa kamu saksikan saat
berkunjung ke Kampung Budaya Sindangbarang ini, travelers. Bagi kamu yang
tertarik memainkan gamelan, di sini juga tersedia satu set gamelan di atas
panggung yang dapat dimainkan oleh pengunjung.
Karena ini merupakan wisata kampung budaya, pengunjung yang
menginap akan tinggal bersama kokolot dan seniman di Kambung Budaya
Sindangbarang. Nantinya, travelers akan diajak merasakan suasana ibu-ibu yang
sedang menumbuk padi, memasak dengan menggunakan kayu bakar dan kompor
tradisional Sunda atau yang disebut dengan hawu, juga melihat para petani yang
sedang bercocok tanam.
Dan, satu hal yang menjadi andalan Kampung Budaya
Sindangbarang adalah digelarnya upacara adat Seren Taun sebagai ungkapan syukur
atas hasil panen yang diperoleh. Saat upacara Seren Taun, seluruh masyarakat
desa Pasir Eurih dan tamu dari seluruh masyarakat Jawa Barat datang untuk
menyaksikan upacara yang sudah berlangsung sejak zaman kerajaan Padjajaran ini,
travelers.
Tak lengkap rasanya berkunjung ke sebuah kampung budaya
tanpa merasakan makanan khas di tempat tersebut ‘kan? Nah, di Kampung Budaya
Sindangbarang ini traveler akan disuguhkan camilan sedap seperti pisang rebus
dan bandrek hangat. Menikmati makanan sederhana di tengah suasana sejuk khas
pegunungan dengan pemandangan indah menjadi pengalaman tak terlupakan.
Bagaimana travelers? Menarik ‘kan melihat bagaimana kesenian
tradisional Sunda dilestarikan dengan begitu apik di Kampung Budaya
Sindangbarang?
sumber foto : westjavatourism.info
sumber artikel : pegipegi.com



Posting Komentar